Finasel – Anak tumbuh dan berkembang sesuai dengan tahap usianya. Perkembangan anak tidak bisa disamaratakan karena setiap anak menunjukkan pertumbuhan dan perkembangan yang berbeda-beda. Sebagai orang tua, anda tidak bisa membandingkan perkembangan anak anda dengan anak-anak lain yang usianya sama.

Sebagai orang tua, tentu sudah menjadi tugas anda untuk memantau perkembangan anak. Orang tua juga menjadi fasilitas utama yang memberikan rangsangan agar perkembangan anak bisa terjadi dengan optimal. Salah satu perkembangan yang penting untuk dipantau adalah perkembangan motorik kasar.

Motorik Kasar

Apa itu motorik kasar? Selama ini kita mungkin sudah mengenal dengan baik apa yang disebut dengan kemampuan motorik anak. Kemampuan motorik berhubungan dengan kemampuan fisik anak. Kemampuan motorik kasar merupakan kemampuan anak dalam melakuan suatu hal yang melibatkan gerakan dari seluruh tubuh.

Motorik kasar melibatkan berbagai macam otot besar seperti otot tangan, perut, dan kaki. Contoh kemampuan motorik kasar adalah berdiri, melompat, berjalan, berlari, menendang bola, dan lain sebagainya. Lebih kompleks lagi, motorik kasar bisa ditunjukkan dengan aktivitas berenang dan bersepeda.

Kemampuan motorik kasar harus dipantau perkembangannya dan dipastikan bahwa anak memiliki kemampuan ini secara optimal. Mengapa? Hal ini disebabkan kemampuan motorik kasar sangat berpengaruh pada aktivitas anak sehari-hari. Selain itu kemampuan motorik kasar juga akan sangat membantu anak dalam merawat dirinya sendiri contohnya memakai baju saat akan berpergian.

Merangsang Kemampuan Motorik Kasar

Perkembangan motorik kasar anak bisa dirangsang agar berjalan secara optimal. Berikut ada beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua untuk merangsang kemampuan motorik kasar sebagai bagian dari tumbuh kembang anak :

  1. Melakukan Tummy Time

Tummy time merupakan waktu dimana si kecil melatih otot leher dan punggung dengan cara tengkurap. Bunda bisa mulai mengajak anaknya untuk tummy time ketika tali pusar bayi sudah puput. Bunda bisa memberikan mainan-mainan yang menarik di depan bayi agar bayi bisa menikmati tummy time. Tummy time cukup dilakukan selama satu sampai dua menit.

  1. Ajarkan Duduk

Ajarkan anak duduk segera setelah anak bisa mengangkat kepalanya dengan kuat. Untuk mengajarkan anak duduk, bunda bisa menggunakan bantal sebagai sandaran. Posisi duduk akan membantu membuat otot perut dan otot punggung bayi menjadi jauh lebih kuat.

  1. Permainan dengan Bola

Bola menjadi salah satu alat bermain yang bisa digunakan untuk merangsang kemampuan motorik kasar anak. Cobalah untuk bermain bola bersama si kecil dengan cara menggulingkan bola ke arah si kecil. Rangsang si kecil agar mau mendorong dan menangkap bola.

  1. Berikan Mainan Dorong

Mainan dorong bisa digunakan ketika si kecil sedang berlatih berjalan. Sambil mendorong mainanya, ia bisa melatih otot-otot di tubuh untuk berjalan dengan kuat. Perlahan-lahan ia akan kuat untuk berjalan lebih cepat bahkan bisa berlari kecil.

  1. Makan Finger Food

Ketika bayi anda sudah memasuki usia yang cukup untuk makan MPASI maka anda bisa coba memberikan finger food. Finger food merupakan makanan yang dipotong-potong seukuran jari yang bisa dimakan sendiri oleh anak. Andabisa menggunakan sayur atau buah potong untuk merangsang anak makan sendiri.

Itulah tadi beberapa cara untuk merangsang perkembangan motorik kasar anak. Namun, pastikan untuk tidak memaksakan perkembangan pada anak bila memang belum waktunya. Biarkan anak berkembang sesuai dengan kemampuannya dan tugas orang tua hanyalah memberikan rangsangan dan fasilitas yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.