Finasel – Ketika makan, anak akan cenderung bergerak dan melakukan hal yang mereka inginkan. Ada yang makan sambil berdiri, berjalan bahkan sambil bermain. Anda harus menghentikan kebiasaan ini. Ada cara mudah untuk hentikan kebiasaan anak makan sambil berdiri atau sambil bermain agar kesehatan mereka baik. Apa itu?

Gambar terkait

1. Siapkan Peralatan Makan yang Sesuai Usianya

Salah satu cara yang bisa Anda tempuh agar anak Anda bisa tenang saat makan adalah dengan menyiapkan peralatan makan yang sesuai dengan usianya. Misalnya saja untuk anak balita. Sebaiknya Anda menyiapkan peralatan makan tambahan seperti kursi yang sesuai dengan tinggi dan ukuran tubuh mereka.

Kursi yang sesuai dengan kebutuhan akan membuat anak menjadi lebih betah duduk saat makan. Sebab, kursi yang lebih besar dari tubuh anak akan membuat mereka lebih cepat lelah dan tidak nyaman.

2. Siapkan Makanan yang Disukai

Cara selanjutnya yang bisa Anda terapkan adalah dengan menyiapkan makanan yang mereka sukai. Makanan yang anak Anda sukai akan secara otomatis mendorong mereka untuk duduk tenang di tempat duduknya. Namun, ada yang harus Anda perhatikan. Meskipun makanan tersebut disukai anak Anda, Anda harus memastikan bahwa makanannya bergizi.

Tak masalah bila mereka makan bertaburan. Itu adalah proses mereka belajar. Tapi, untuk mudahnya, Anda bisa memilih makanan yang mudah untuk mereka makan sendiri. Anda bisa melibatkan mereka saat belanja bahan makanan agar mereka bisa memutuskan makanan apa yang harus Anda masak untuknya.

3. Jauhkan Ponsel atau TV dari Jangkauan

Ponsel dan TV adalah pengganggu utama dari acara makan anak Anda. Anak-anak akan cenderung lebih fokus pada acara TV ataupun ponsel yang dimainkannya dibanding makanan yang disediakan. Untuk itu, Anda harus menjauhkan dua benda ini sebagai langkah agar mereka bisa lebih fokus pada makanannya.

Itulah beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk hentikan kebiasaan anak makan sambil berdiri atau berjalan apalagi sambil bermain. Cara ini sebenarnya tidak susah-susah amat untuk diterapkan. Paling penting, Anda memahami apa yang diinginkan buah hati Anda saja, kok!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IBX5A97DC84CEEBB